Friday, July 17, 2009

"You Are Not Alone"

Another day has gone, I'm still all alone, How could this be
You're not here with me, You never said goodbye
Someone tell me why, Did you have to go
And leave my world so cold, Everyday I sit and ask myself
How did love slip away, Something whispers in my ear and says
That you are not alone, For I am here with you
Though you're far away, I am here to stay
But you are not alone, For I am here with you
Though we're far apart, You're always in my heart
But you are not alone'Lone, Just the other night I thought
I heard you cry, Asking me to come, And hold you in my arms
I can hear your prayers, Your burdens I will bear
But first I need your hand, Then forever can begin

Wednesday, July 15, 2009

pentingkah cinta?

Saya slalu duduk di mana2 tempat untuk melihat gelagat2 remaja zaman ini..saya tidak lagi menganggap diri saya sbg seorang remaja kerana saya telah melangkah ke alam yang lebih dewasa dan semakin berfikiran matang. Apa yang ingin saya kongsikan di sini ialah bagaimana sikap pasangan yang bercinta pada masa kini. Teguh kah pendirian mereka sehingga kan sanggup memberikan apa sahaja untuk membahagiakan pasangan mereka. Saya tidak menganggap diri ini sebagai seorang pakar motivasi dalam cinta,tetapi kita boleh belajar melalui pengalaman sendiri dan pengalaman rakan2 yang banyak meluahkan perasaan kepada kita. baik buruknya bercinta hanya mereka yang bercinta sahaja tahu. Kadang-kadang kita saje membutakan mate dengan kesilapan yang dilakukan oleh si dia dek kerana terlalu sayang kan perhubungan itu. Akan tetapi tanpa mereka sedari,kerana terlalu sayang mereka mengabaikan diri sendiri. Ingatlah kita perlu mencintai diri sendiri dahulu sebelum mencintai orang lain,jika tidak merana lah diri apabila kita tiba2 ditinggalkan oleh sang kekasih. Kehidupan kita dicorakkan sendiri oleh diri sendiri.Warna-warni kehidupan lah yang dapat menceriakan kehidupan kita sehari-hari...

Monday, July 13, 2009

DOA SEORANG SAHABAT

Sebuah kapal karam diterjang badai hebat. Hanya dua lelaki yang dapat menyelamatkan diri dan berenang ke pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan kecuali berdoa. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat pergi ke daerah berasingan dan mereka tinggal berjauhan.

Doa pertama, mereka memohon diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki pertama melihat sebuah pohon penuh buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.

Seminggu kemudian. Lelaki pertama merasa kesepian dan memutuskan berdoa agar diberikan isteri, keesokan harinya, ada kapal karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang terdampar di sisi pulau tepat lelaki pertama tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apa.

Segera saja, lelaki pertama ini berdoa memohon rumah, pakaian dan makanan. Keesokan harinya, seperti keajaiban, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa.

Akhirnya, lelaki pertama ini berdoa meminta kapal agar ia dan isterinya dapat meninggalkan pulau itu.

Pagi siang hari mereka menemui kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki pertama dan isterinya naik ke atas kapal dan siap-siap berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan meninggalkan lelaki kedua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya lelaki kedua itu tidak pantas menerima keajaiban tersebut kerana doa-doanya tak pernah terkabulkan.

Apabila kapal siap berangkat, lelaki pertama mendengar suara dari langit, “Hai. Mengapa engkau meninggalkan rakanmu yang ada di sisi lain pulau ini?”

“Berkatku hanyalah milikku sendiri, hanya kerana doakulah yang dikabulkan,” jawab lelaki pertama.

“Doa temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka ia tak pantas mendapatkan apa-apa,”

“Kau salah!” suara itu bertempik.

“Tahukah kau bahwa rakanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa.”

Lelaki pertama bertanya, “Doa macam apa yang dia panjatkan sehingga aku harus berhutang atas semua ini padanya?”

“Dia berdoa agar semua doamu dikabulkan”

Kesombongan macam apakah yang membuat kita merasa lebih baik dari yang lain? Banyak orang yang telah mengorbankan segalanya demi kebahagiaan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peranan orang lain, dan janganlah menilai sesuatu hanya dari “yang terlihat” saja.